X
BRIDGING WORLDS: HOW CONTEMPORARY EUROPEAN CINEMA FOUND A DEVOTES HOME IN INDONESIA
A full house at Cinepolis Senayan Park, Jakarta, during the closing ceremony of Europe on Screen 2026. The 11-day festival expanded its reach to eight cities across Indonesia (doc. By EoS 2026) Librarypost.com Jakarta | Inside the dimly lit theaters of Senayan Park, the quiet rustle of a closing crowd marked the end of an ambitious…
VOICE FROM MARGINS: INDONESIA’S NEW WAVE OF FILMMAKERS PREMIERES AT EUROPE ON SCREEN
Emerging Indonesian directors celebrate the global debut of their Short Film Pitching Project (SFPP) winning films at Erasmus Huis, Jakarta (doc. By EoS 2026) Libraryppst.com Jakarta | In a cinematic landscape often dominated by commercial blockbusters, a quieter, deeply personal cinematic revolution is taking root in Indonesia. Europe on Screen (EoS) 2026 officially unveiled the highly…
BEYOND THE SCREEN: EUROPE’S LONGEST RUNNING FILM FESTIVAL IN INDONESIA RECLAIMS THE POWER OF SHARED HUMANITY
Mr. Stéphane Mechati, Chargé d’Affaires a.i. of the European Union Delegation to Indonesia, delivering the opening address at the 2026 Europe on Screen Film Festival in Jakarta (doc. By EoS 2026). Librarypost.com Jakarta | Against the backdrop of an increasingly fractured global landscape, cinema’s power to bridge deep cultural divides took center stage on Thursday evening. The…

KELULUSAN SMA DIUMUMKAN HARI INI: BEGINI CERITA DUA SISWI SMAN BOLAN ASAL DESA RAILOR

Fani dan Ana, siswi SMAN Bolan yang hari ini termasuk siswi menerima hasil kelulusan (ft. OKL)

OKL-Library.com Malaka | Hari bahagia bagi siswa-siswi SMA di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kelulusan diumumkan hari ini Senin (9/5/2022). Hal menarik, setiap sekokah mempunyai caranya tersendiri untuk mengumumkan kelulusan pada siswa-siswinya. Seperti di SMA Negeri Bolan – Malaka yang mengenakan pakaian adat tradisional daerah Malaka.

Suka cita, siswa-siswi SMAN Bolan ingin mengetahui hasil kelulusan mereka di sekolah. Seperti, Stefania Luruk atau akrab disapa Fani (17) dan Agustina Namok Atok atau kerap disapa Ana (17), yang hari ini datang ke sekolahnya di SMA Negeri Bolan dengan mengenakan pakaian adat tradisional Malaka. Kedua siswi ini pun menyambut kabar baik dengan secara kangsung menyampaikannya kepada keluarganya.

Fani, Siswi SMAN Bolan asal Desa Railor, calon mahasiswi Universitas Timor, Fakultas Pertanian (ft. OKL)

Dua siswi SMAN Bolan tersebut merasa bersyukur, mendapatkan hasil baik kelulusan hari ini dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan ke perguruan tinggi Universitas Timor, pada fakultas Pertanian dan fakultas Ekonomi.

Namun, menurut Fani, ia merasa wanti-wanti atas pengumuman kelulusan hari ini, karena sebelumnya sudah lulus beasiswa dan diterima di Fakultas Peternakan, Universitas Timor. Alhasil, kabar baik mereka lulus.

“Grogi dan takut tidak lulus, kami sudah lulus beasiswa dan diterima di perguruan tinggi negeri, takut kalau hasil tidak lulus,” ungkap Fani diruang terbuka Komunitas OKL Street Library.

Tak bisa dipungkiri, hal senada juga dirasakan Ana belakangan ini, kekhawatiran menghampirinya semalaman. Namun kekhawatirannya tersebut terbayar, setelah pengumuman dan dinyatakan lulus hari ini.

“Khawatir sekali dari kemarin, beberapa tahap sudah kami lalui untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, hasil pengumuman baru hari ini. Bersyukur lulus.” Tutur Ana, calon mahasiswi program studi Manajemen, Universitas Timor ini.

Ana, Siswi SMAN Bolan asal Desa Railor, calon mahasiswi Universitas Timor, Fakultas Ekonomi (ft. OKL)

Lega dan puas dirasakan kedua siswi SMAN Bolan asal desa Railor ini. Impian mereka terwujud untuk melanjutkan pendidikan tinggi di universitas favoritnya. Mereka juga merasa bersyukur, selama di sekolah dimentori guru-guru yang kompoten dibidangnya.

“Bahagia proses belajar tiga tahun ini, diproses dan berhasil lulus. Bersyukur dan berterima kasih kepada semua guru-guru hebat yang sudah mengajar dengan baik di kelas, kepada teman seperjuangan. Perjuangan belum usai, semangat meraih cita-cita,” tutup Fani. (By OKL)

Library Post: Oktavianus Klau Lekik, M.Med.Kom. is a Social Architect, Researcher, and the Founder of OKL Foundation. With a 19-year career in strategic communication, he is currently a Research Presenter at the University of Oxford (2026). His work bridges global academic frameworks from University of Amsterdam, Leiden University to Harvard University with grassroots social innovation in Indonesia's frontier. Connect with him on LinkedIn