X
BRIDGING WORLDS: HOW CONTEMPORARY EUROPEAN CINEMA FOUND A DEVOTES HOME IN INDONESIA
A full house at Cinepolis Senayan Park, Jakarta, during the closing ceremony of Europe on Screen 2026. The 11-day festival expanded its reach to eight cities across Indonesia (doc. By EoS 2026) Librarypost.com Jakarta | Inside the dimly lit theaters of Senayan Park, the quiet rustle of a closing crowd marked the end of an ambitious…
VOICE FROM MARGINS: INDONESIA’S NEW WAVE OF FILMMAKERS PREMIERES AT EUROPE ON SCREEN
Emerging Indonesian directors celebrate the global debut of their Short Film Pitching Project (SFPP) winning films at Erasmus Huis, Jakarta (doc. By EoS 2026) Libraryppst.com Jakarta | In a cinematic landscape often dominated by commercial blockbusters, a quieter, deeply personal cinematic revolution is taking root in Indonesia. Europe on Screen (EoS) 2026 officially unveiled the highly…
BEYOND THE SCREEN: EUROPE’S LONGEST RUNNING FILM FESTIVAL IN INDONESIA RECLAIMS THE POWER OF SHARED HUMANITY
Mr. Stéphane Mechati, Chargé d’Affaires a.i. of the European Union Delegation to Indonesia, delivering the opening address at the 2026 Europe on Screen Film Festival in Jakarta (doc. By EoS 2026). Librarypost.com Jakarta | Against the backdrop of an increasingly fractured global landscape, cinema’s power to bridge deep cultural divides took center stage on Thursday evening. The…

PERGUB NTT NO. 56 TAHUN 2018: OKL STREET LIBRARY AJAK BELAJAR BAHASA INGGRIS!

Smartkids mengikuti kelas bahasa Inggris (ft. OKL)

Librarypost.com Malaka | Dikutip dari laman badanbahasa.kemendikbud.go.id, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menetapkan hari Rabu sebagai hari berbahasa asing. Ketetapan itu tertuang didalam Pergub NTT No. 56 Tahun 2018 tentang Hari Berbahasa Inggris.

Demi mendongrak pariwisata, tampak diniatkan sangat baik penerapan Pergub NTT No. 56 Tahun 2018 tersebut. Untuk mendongkrak kinerja sektor pariwisata NTT, guna menambah sumber pendapatan asli daerah, perlu dikembangkan sumber daya manusia (SDM). Indikator kemajuan SDM itu dibuat target pencapaiannya melalui kompetensi bertutur kata dalam bahasa Inggris.

Mengingat Pergub 2018 tersebut, Komunitas OKL Street Library turut berperan untuk berkontribusi dengan mengadakan kelas Literasi Bahasa Inggris seminggu sekali setiap hari Rabu dari pukul 15:00 WITA hingga selesai, hal ini sebagai ruang untuk belajar anak-anak dan remaja di Aintasi-Malaka.

Kelas edisi Rabu (25/8/2021) di ruang terbuka Komunitas OKL Street Library di Tahak Debunaruk, Desa Railor, Malaka-Nusa Tenggara Timur, diikuti SmartKids yang tergabung di OKL Street Library SmarTastic Kids and Teens club. Pada kesempatan kali ini mereka belajar dan praktik berbicara bahasa Inggris dengan tema “Hewan Pemakan Rumput-rumputan”.

SmartKids praktik berbicara bahasa Inggris (ft. OKL)

Dari tema ini, SmartKids belajar untuk merangkai kosa kata yang mudah dan gampang, kemudian mempraktikannya secara langsung didepan SmartKids lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk membiasakan SmartKids, agar semakin terbiasa untuk belajar mengucapkannya dengan baik dan benar dan lancar dalam proses belajarnya.

Kuncinya agar fasih dalam berbicara bahasa Inggris itu adalah, berani dan percaya diri. Jika sudah punya dua hal ini, dituntun dengan semangat belajar yang tinggi, yakin deh semakin berjalannya waktu pasti akan lancar berbicara dalam bahasa Inggris.

Ayo SmartKids, bangkit dan wujudkan mimpi kalian. Andrea Hirata saja bermimpi untuk keliling Eropa, kenapa SmartKids tidak? Bangkit dan wujudkan mimpi kalian seperti apa yang dikatakan pada kutipan ini “if you want to make your dreams come true, the first thing you have to do is wake up”-J.M Power.

Bangkit untuk belajar, sehingga fasih berbicara bahasa Inggris untuk mewujudkan mimpi kalian. Bergabung di kelas Literasi Bahasa Inggris Komunitas OKL Street Library, kelas bebas bayar tanpa dipungut biaya karena kelas berbasis aktivitas sosial.

Ditemani mentor yang kompeten dibidangnya, tentu dengan sabar untuk mengarahkan kalian hingga benar-benar percaya diri dan memiliki mental yang berani untuk berbicara bahasa Inggris. Jadi, tetap semangat untuk belajar dan latihan bareng fasilitator profesional dibidangnya yang berlandaskan pada nilai luhur Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Bergerak bersama, beraksi sosial bersama melalui literasi untuk Indonesia Bertumbuh, Indonesia Tangguh. (By OKL)

Library Post: Oktavianus Klau Lekik, M.Med.Kom. is a Social Architect, Researcher, and the Founder of OKL Foundation. With a 19-year career in strategic communication, he is currently a Research Presenter at the University of Oxford (2026). His work bridges global academic frameworks from University of Amsterdam, Leiden University to Harvard University with grassroots social innovation in Indonesia's frontier. Connect with him on LinkedIn