X
BRIDGING WORLDS: HOW CONTEMPORARY EUROPEAN CINEMA FOUND A DEVOTES HOME IN INDONESIA
A full house at Cinepolis Senayan Park, Jakarta, during the closing ceremony of Europe on Screen 2026. The 11-day festival expanded its reach to eight cities across Indonesia (doc. By EoS 2026) Librarypost.com Jakarta | Inside the dimly lit theaters of Senayan Park, the quiet rustle of a closing crowd marked the end of an ambitious…
VOICE FROM MARGINS: INDONESIA’S NEW WAVE OF FILMMAKERS PREMIERES AT EUROPE ON SCREEN
Emerging Indonesian directors celebrate the global debut of their Short Film Pitching Project (SFPP) winning films at Erasmus Huis, Jakarta (doc. By EoS 2026) Libraryppst.com Jakarta | In a cinematic landscape often dominated by commercial blockbusters, a quieter, deeply personal cinematic revolution is taking root in Indonesia. Europe on Screen (EoS) 2026 officially unveiled the highly…
BEYOND THE SCREEN: EUROPE’S LONGEST RUNNING FILM FESTIVAL IN INDONESIA RECLAIMS THE POWER OF SHARED HUMANITY
Mr. Stéphane Mechati, Chargé d’Affaires a.i. of the European Union Delegation to Indonesia, delivering the opening address at the 2026 Europe on Screen Film Festival in Jakarta (doc. By EoS 2026). Librarypost.com Jakarta | Against the backdrop of an increasingly fractured global landscape, cinema’s power to bridge deep cultural divides took center stage on Thursday evening. The…

PENULIS LAGU – MUSISI ASAL YOGYAKARTA NARA KOE FEATURING RATU ADIL, JAN DJUHANA DARI JD RECORDS RILIS KARYA TERBARU 8 AGUSTUS 2022

OKL -Library.com Yogyakarta | Penulis Lagu dan musisi asal Jogja, Nara Koe tak butuh waktu lama untuk memberikan jeda antar karyanya.

Baru bulan lalu ia merilis Rengkuh bersama Donny Verdian, musisi dan Superblogger Indonesia yang menetap di Australia, pada Senin (8/8/2022) ini Nara kembali merilis single terbaru bertajuk, Sebiru.

Kali ini Nara mengajak seorang seniwati lukis asal Jogja yang menetap di Dallas, Amerika Serikat, Ratu Adil atau yang akrab disapa Tata. Meski Tata bukanlah penyanyi, tapi karakter unik suaranya berhasil membuat Sebiru jadi karya nan tak biasa.

Nara mengatakan, adapun antusiasme masyarakat terhadap Rengkuh yang cukup tinggi. Nara pun berharap sama, Publik menyukai karya bertajuk Sebiru ini. Seperti lagu-lagu Nara yang lain, Sebiru berkisah tentang cinta. Cinta yang dituturkan dalam paparan – paparan alami nan agung, sebiru langit dan sebiru laut.

“Cinta tak perlu di ukur jika kita bisa memaknainya dan kekuatan cinta itu berada di antara ruang dan waktu seperti langit dan laut,“ tutur Nara.

Pasalnya, proses karya kreatif Sebiru dimulai sejak Oktober 2021 silam. Dalam pengerjaan produksinya, Nara mempercayakan penggarapan music pada Tian; dihiasi permainan saksofon dari musisi Jogja, Audrey Jonathan.

Lanjut Nara, hal menarik lain dari Sebiru adalah munculnya nama Jan Djuhana melalui label JD Records yang menjadi publisher Sebiru.

Khalayak musik Tanah Air tentu Tahu siapa Jan, sosok penting dibalik maraknya music pop-rock Indonesia di era 90an. Orang di belakang layar atas nama-nama grup band besar seperti Kla Project, Dewa19, Sheila on7, Gigi, Cokelat, RIF hingga Padi dan masih banyak lagi yang lain.

Mulai 8 Agustus 2022, Sebiru sudah bisa dinikmati melalui digital music platform terkemuka, tutup Nara Koe. (By OKL)

Library Post: Oktavianus Klau Lekik, M.Med.Kom. is a Social Architect, Researcher, and the Founder of OKL Foundation. With a 19-year career in strategic communication, he is currently a Research Presenter at the University of Oxford (2026). His work bridges global academic frameworks from University of Amsterdam, Leiden University to Harvard University with grassroots social innovation in Indonesia's frontier. Connect with him on LinkedIn