X
BRIDGING WORLDS: HOW CONTEMPORARY EUROPEAN CINEMA FOUND A DEVOTES HOME IN INDONESIA
A full house at Cinepolis Senayan Park, Jakarta, during the closing ceremony of Europe on Screen 2026. The 11-day festival expanded its reach to eight cities across Indonesia (doc. By EoS 2026) Librarypost.com Jakarta | Inside the dimly lit theaters of Senayan Park, the quiet rustle of a closing crowd marked the end of an ambitious…
VOICE FROM MARGINS: INDONESIA’S NEW WAVE OF FILMMAKERS PREMIERES AT EUROPE ON SCREEN
Emerging Indonesian directors celebrate the global debut of their Short Film Pitching Project (SFPP) winning films at Erasmus Huis, Jakarta (doc. By EoS 2026) Libraryppst.com Jakarta | In a cinematic landscape often dominated by commercial blockbusters, a quieter, deeply personal cinematic revolution is taking root in Indonesia. Europe on Screen (EoS) 2026 officially unveiled the highly…
BEYOND THE SCREEN: EUROPE’S LONGEST RUNNING FILM FESTIVAL IN INDONESIA RECLAIMS THE POWER OF SHARED HUMANITY
Mr. Stéphane Mechati, Chargé d’Affaires a.i. of the European Union Delegation to Indonesia, delivering the opening address at the 2026 Europe on Screen Film Festival in Jakarta (doc. By EoS 2026). Librarypost.com Jakarta | Against the backdrop of an increasingly fractured global landscape, cinema’s power to bridge deep cultural divides took center stage on Thursday evening. The…

KAMPUS MENGABDI: PENGUATAN LITERASI MEDIA DIGITAL DAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK ANAK PESISIR INKLUSIF DI MALAKA

 

Pemanfaatan media digital dan teknologi informasi untuk anak-anak pesisir di lapak baca komunitas OKL Street (ft. OKL)

OKL-Library.com Malaka | Sinergitas lapak baca komunitas OKL Street Library dan Fakultas Pertanian, Program Studi Teknologi Informasi, Universitas Timor, terus berjalan untuk mencerdaskan anak bangsa di tapal batas RI-Timor Leste.

Selasa, 30 Agustus 2022 di Desa Railor, Malaka, Nusa Tenggara Timur, dihadiri oleh Dosen dan belasan Mahasiswa Praktek kerja Lapangan (PkL) dari Program Studi Teknologi informasi, universitas Timor. Yakni, Krisantus Jumarto Tey Seran, S.T., M.T selaku dosen dan kordinator pengabdian. Serta perwakilan mahasiswa PkL diantaranya, Bruno Fransiskus Seran, Dionisius Krisantus Amsikan, Gilvino Nahak, Dionisius Oktavianus Klau, Antonia Silvia Indriyani Bria, Maria Anisia Hoar Moruk, Maria Adriyanti Nahak, Maria Fransiska Bria, Roswita Nahak, Matilde Getrudis Mali, Adrianus Seran, Agustinus Yasvin Nahak. Dalam rangka melakukan suatu kegiatan sebagai bentuk Pengabdian kepada Masyarakat di daerah pesisir Malaka.

Tim PkM Prodi Teknologi Informasi di lapak baca komunitas OKL Street Library (ft. OKL)

Dalam kegiatan tersebut Dosen dan para Mahasiswa memberikan bimbingan mengenai bagaimana cara menggunakan media digital dan teknologi informasi kepada anak-anak yang tergabung dalam komunitas OKL Street Library.

Kegiatan diawali dengan penjelasan dan sosialisasi pengetahuan tentang media sosial pada puluhan anak di ruang terbuka lapak baca komunitas OKL Street Library.

Selain dosen sebagai pemateri, ada pula pemateri yang merupakan perwakilan mahasiswa PkL Program Studi Teknologi informasi. Dengan judul materi yaitu Penguatan Literasi Media Digital dan Teknologi Informasi untuk anak-anak pesisir inklusif.

Krisantus Jumarto Tey Seran, S.T., M.T selaku dosen dan kordinator pengabdian, pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk penguatan literasi media digital dan teknologi informasi bagi anak-anak khususnya di daerah 3T.

“Pengabdian kami kali ini bertujuan dalam penguatan literasi media digital dan teknologi informasi kepada anak-anak di daerah terpencil,“ tutur Krisantus di ruang terbuka lapak baca komunitas OKL Street Library, Selasa (30/8/2022).

Lebih lanjut Krisantus menjelaskan, bahwa pengabdian ini sebagai bentuk pemberian pemahaman kepada anak-anak di Lapak Baca komunitas OKL Street Library mengenai manfaat dan fungsi media komunikasi saat ini. Terlebih di era Society 5.0 dan industri 4.0 dimana media digital dan teknologi informasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dewasa ini, jelasnya.

Krisantus Jumarto Tey Seran, S.T., M.T saat berbagi materi di lapak baca komunitas OKL Street Library (ft. OKL)

Tak bisa dipungkiri, seperti apa yang dikatakan Dionisius Oktavianus Klau, perwakilan mahasiswa PkL prodi TI, Unimor. Bahwasannya, kehadiran Media Digital dan Teknologi Informasi sangat penting dan bermanfaat untuk semua orang termasuk anak-anak di pesisir. Berkaca pada hal ini, Ia merasa bangga bersama rekan-rekannya dilibatkan dosen untuk pengabdian di masyarakat sesuai bidang ilmu yang telah diperolehnya di kampus.

“Media digital sangat penting bagi semua orang, dan kami merasa senang bersama dosen berbagi ilmu sesuai jurusan di kampus”, tutur Dionisius sesaat setelah kegiatan pengabdian di lapak baca komunitas OKL Street Library (30/8).

Namun, mahasiswa semester tujuh (7), dari prodi Teknologi Informasi tersebut, merasa khawatir terhadap berbagai penyebaran dan unggahan informasi negatif di media digital. Ia menegaskan agar penyebaran informasi seperti informasi perundungan, informasi hoax, missinformasi perlu antisipasi semua pihak karena dapat berisiko bagi anak-anak. Oleh sebab itu, anak-anak perlu pendampingan untuk mencegah berbagai resiko di media digital.

“Disatu sisi khawatir atas kehadiran berbagai media digital dan teknologi informasi canggih saat ini karena dapat berisiko untuk anak-anak. Ini harus ada pendampingan juga terhadap anak-anak untuk mencegah penyebaran hoax dan lainnya,” tutur Dionisius.

Disisi lain, Bruno Fransiskus Seran, selaku pemateri perwakilan dari mahasiswa, mengharapkan pengabdian di daerah terpencil ini dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi masyarakat terutama anak-anak di pesisir. Sekaligus Ia mengungkapkan bahwa pengabdian ini sebagai implementasi dari ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah.

“Harapan Kami bahwa melalui kegiatan hari ini bisa menjadi manfaat penting bagi anak-anak dan juga menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa di masyarakat,” harap Bruno.

Dionisius Oktavianus Klau, Bruno Fransiskus Seran dan perwakilan mahasiswa prodi TI, Unimor di lapak baca komunitas OKL Street Library (ft. Dion)

Terlepas itu, Founder lapak baca komunitas OKL Street Library, Oktavianus Klau Lekik, mengucapkan terima kasih kepada dosen dan perwakilan mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi, Unimor, atas waktu terbaiknya telah berbagi ilmu kepada anak-anak di lapak baca komunitas OKL Street Library. Diakhir Kata, ia menyerukan transfer ilmu melalui sinergitas akademisi ini terus berlanjut untuk mencerdaskan anak bangsa, tutup Oktavianus. (By OKL)

Library Post: Oktavianus Klau Lekik, M.Med.Kom. is a Social Architect, Researcher, and the Founder of OKL Foundation. With a 19-year career in strategic communication, he is currently a Research Presenter at the University of Oxford (2026). His work bridges global academic frameworks from University of Amsterdam, Leiden University to Harvard University with grassroots social innovation in Indonesia's frontier. Connect with him on LinkedIn