Smartkids di kelas Bidu OKL Street Library (ft. OKL)
Librarypost.com Malaka | Kesenian tarian daerah merupakan salah satu bentuk kesenian yang terdapat dalam budaya masyarakat tradisional. Berbagai daerah yang ada di Indonesia juga memiliki budaya tarian daerah dengan ciri khasnya tersendiri.
Budaya tarian daerah ini sejatinya menjadi kewajiban untuk dilestarikan. Sebagai generasi muda harus berperan untuk melestarikannya, sehingga budaya tarian dari warisan leluhur ini semakin berkembang dan terpelihara.
Kalau bukan kita, siapa lagi? Budaya tradisional yang diwariskan, pada mulanya tercipta sebagai kepentingan untuk upacara adat, seperti pada upacara kerajaan ataupun upacara-upacara keagamaan.
Sampai saat ini, budaya tarian tradisional semakin berkembang. Hingga kini tari-tarian tradisional ini sudah berkembang menjadi sarana hiburan dan bahkan juga sebagai pedoman pada pendidikan.
Salah satunya budaya tarian daerah Bidu yang berasal dari Kabupaten Malaka-Nusa Tenggara Timur. Tarian daerah ini semakin popular, yang awalnya diciptakan sebagai media untuk mencari jodoh. Kini, tarian daerah ini sudah menjadi suguhan menarik, di berbagai acara baik untuk upacara adat, upacara penyambutan hingga pada upacara pernikahan.
Tarian daerah Bidu ini, semakin diminati sebagai sarana hiburan menarik di masyarakat Malaka, baik anak-anak hingga orang dewasa. Menarik, karena gerakan dengan lekukan khas dan busana tradisional yang dikenakan penari, mempresentasikan keeksotikan yang kental dengan masyarakat Malaka.
Agar budaya warisan leluhur ini tak tergerus jaman, sebagai generasi penerus bangsa harus melestarikannya. Solusinya, mengadakan kelas-kelas edukatif berbasis budaya daerah merupakan solusi tepat. Seperti yang diadakan oleh Komunitas OKL Street Library.

SmartKids latihan menari Bidu (ft. OKL)
Kelas literasi budaya ini sebagai wadah untuk melestarikan budaya-budaya daerah di Malaka. Termasuk budaya Bidu yang dilakukan SmartKids edisi Minggu (5/9/2021) di ruang terbuka Komunitas OKL Street Library, Tahak Debunaruk, Malaka-Nusa Tenggara Timur.
Kelas yang berbasis pada pelestarian budaya daerah ini diharapkan sebagai pusat untuk melestarikan budaya-budaya daerah, dengan memberdayakan SmartKids yang tergabung di OKL Street Library SmarTastic Kids and Teens club yang berada di Aintasi-Malaka.
SmartKids semakin percaya diri untuk menari Bidu, yang terpenting disini adalah bagaimana SmartKids bisa menari Bidu dan melestarikan warisan leluhur ini hingga ke anak-cucu kelak.
Pada intinya, sebagai generasi penerus bangsa, harus berani tampil untuk melestarikan budaya-budaya daerah. Karena budaya daerah adalah merupakan identitas suatu bangsa.

SmartKids semakin percaya diri di kelas Bidu (ft. OKL)
Semangat melestarikan budaya daerah. Biar makin keceh, bergabung dikelas Literasi Budaya Komunitas OKL Street Library. Di kelas ini kalian bakalan belajar dan melestarikan beragam budaya yang terdapat di Malaka.
Tidak hanya Bidu, namun melestarikan makanan daerah seperti pembuatan sagu bakar, melestarikan tarian Likurai, melestarikan tenunan Malaka dan lain-lain.
Dikemas dengan konsep kekinian sehingga kalian bisa belajar dengan nyaman. Bergabung setiap hari Minggu pukul 15:00 WITA hingga selesai. Atau boleh dong bergabung di semua kelas literasi Komunitas OKL Street Library, diadakan setiap hari tanpa dipungut biaya karena berbasis aktivitas sosial.
Di semua kelas literasi nih, kalian bakalan di temani fasilitator yang sudah profesional dibidangnya, untuk mencerdaskan anak bangsa. Ini cara OKL Street Library melestarikan budaya daerah Malaka, mana caramu? (By OKL)
