Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

FANNI, PELAJAR SMA YANG BERJUANG MELAWAN BUTA AKSARA DI MALAKA

Fanni mengenakan Bando Hijau, fasilitator termuda di Komunitas OKL Street Library (ft. OKL)

Librarypost.com Malaka / Di tengah-tengah angka buta aksara yang tinggi di Malaka, Nusa Tenggara Timur, seorang pelajar SMA bernama Fanni mengambil inisiatif untuk membuat perubahan. Sebagai relawan fasilitator di OKL Street Library, Fanni berbagi ilmu dan pengalaman untuk membantu anak-anak di daerahnya.

Dokumentasi Fanni sesaat pulang sekolah di hari Sabtu 11 September 2021 (ft. OKL)

Fanni, seorang pelajar kelas XII IPS 2 di SMAN Bolan, Malaka, telah menjadi relawan fasilitator di OKL Street Library sejak Agustus 2020. Dengan semangat dan dedikasi, Fanni membantu anak-anak di daerahnya untuk meningkatkan kemampuan literasi mereka.

“Pertama kali saya bergabung di OKL Street Library, saya merasa sulit membagi waktu antara sekolah, mengerjakan tugas, dan menjadi relawan fasilitator,” kata Fanni. “Tapi seiring berjalannya waktu, saya semakin mudah beradaptasi dan sudah terbiasa dalam pembagian waktu.”

Fanni di tengah-tengah SmartKids di kelas tarian Bidu Malaka (ft. OKL)

Fanni tidak hanya berbagi ilmu, tapi juga membantu melestarikan budaya daerah Malaka melalui tarian Bidu dan Likurai. “Saya ingin membantu anak-anak di daerah saya untuk memiliki budaya literasi yang baik dan melestarikan budaya daerah kita,” katanya.

OKL Street Library, sebuah perpustakaan kecil berkonsep jalanan, menyediakan buku-buku bacaan berkualitas bebas baca untuk anak-anak di daerah Malaka. Dengan bantuan relawan seperti Fanni, OKL Street Library berharap dapat meningkatkan kemampuan literasi anak-anak di daerah tersebut.

Fanni sedang memfasilitasi anak-anak di kelas tarian Bidu (ft. OKL)

“OKL Street Library sangat terbantu dengan partisipasi relawan pelajar SMA seperti Fanni sebagai fasilitator,” kata Okto, Founder OKL Street Library. “Kami sangat mendukung Fanni dan relawan lainnya untuk terus berbagi ilmu dan pengalaman mereka dengan anak-anak di daerah Malaka.”

Fanni adalah contoh nyata bahwa setiap orang dapat membuat perubahan, tidak peduli seberapa kecil. Dengan semangat dan dedikasi, kita dapat meningkatkan kemampuan literasi anak-anak di Indonesia dan melestarikan budaya daerah kita.

Menenun adalah salah satu aktivitas Fanni setelah pulang sekolah (ft. OKL)

Fanni juga memiliki hobi menenun dan telah bergabung dengan program OKL Street Library UMKM womenpreneurship, yang membantu memberdayakan wanita-wanita seniman penenun di daerah Malaka. (By OKL)

Sign Up to Our Newsletter

Be the first to know the latest updates

Whoops, you're not connected to Mailchimp. You need to enter a valid Mailchimp API key.