X
BRIDGING WORLDS: HOW CONTEMPORARY EUROPEAN CINEMA FOUND A DEVOTES HOME IN INDONESIA
A full house at Cinepolis Senayan Park, Jakarta, during the closing ceremony of Europe on Screen 2026. The 11-day festival expanded its reach to eight cities across Indonesia (doc. By EoS 2026) Librarypost.com Jakarta | Inside the dimly lit theaters of Senayan Park, the quiet rustle of a closing crowd marked the end of an ambitious…
VOICE FROM MARGINS: INDONESIA’S NEW WAVE OF FILMMAKERS PREMIERES AT EUROPE ON SCREEN
Emerging Indonesian directors celebrate the global debut of their Short Film Pitching Project (SFPP) winning films at Erasmus Huis, Jakarta (doc. By EoS 2026) Libraryppst.com Jakarta | In a cinematic landscape often dominated by commercial blockbusters, a quieter, deeply personal cinematic revolution is taking root in Indonesia. Europe on Screen (EoS) 2026 officially unveiled the highly…
BEYOND THE SCREEN: EUROPE’S LONGEST RUNNING FILM FESTIVAL IN INDONESIA RECLAIMS THE POWER OF SHARED HUMANITY
Mr. Stéphane Mechati, Chargé d’Affaires a.i. of the European Union Delegation to Indonesia, delivering the opening address at the 2026 Europe on Screen Film Festival in Jakarta (doc. By EoS 2026). Librarypost.com Jakarta | Against the backdrop of an increasingly fractured global landscape, cinema’s power to bridge deep cultural divides took center stage on Thursday evening. The…

PELANTIKAN KEPENGURUSAN IKATAN KELUARGA ALUMNI UNIVERSITAS AIRLANGGA WILAYAH NUSA TENGGARA TIMUR: KHOFIFAH MENEKANKAN ALUMNUS MELEK ISU STUNTING

Para pengurusa IKA Unair wilayah NTT (ft. Ryan)

OKL-Library.com Kupang | Khofifah Indar Parawansa selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (PP IKA Unair) melantik kepengurusan IKA Unair wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) di Hotel Swissbell court, Kota Kupang, Minggu 12 Mei 2024.

Pada kesempatan ini, turut dihadiri Ketua IKA Unair wilayah NTT Prof. Yantus Neolaka. Senior Pengurus IKA Unair wilayah NTT, Dr. Rafael Paun S.Km., M.Kes. Serta dihadiri 150 alumni IKA Unair asal NTT.

Secara eksplisit Khofifah menyampaikan optimismenya bahwa pelantikan PW IKA Unair NTT akan memberikan manfaat besar untuk masyarakat NTT.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa melakukan pelantikan PW IKA Unair NTT. Yang kami yakin ini akan menjadi penguatan bagi jaringan IKA Unair dengan berbagai kolaborasi dan juga program yang akan digagas ke depannya,” ujar Khofifah, (12/5).

Khofifah Indar Parawansa saat penyerahan SK kepengurusan IKA Unair wilayah NTT di Kupang (ft. Ryan)

Lebih lanjut Khofifah menyampaikan, agar ke depan PW IKA Unair aktif untuk melakukan sinergi dengan masing-masing pengurus wilayah di berbagai provinsi di Indonesia, pengurus IKA Unair chapter luar negeri, sehingga bisa bersambung program-program untuk menunjang peningkatan sumber daya manusia di NTT.

Sebagai contoh berkolaborasi dengan IKA Unair Chapter Amerika. Yang mana chapter ini sudah aktif berjalan memberikan program magang bagi mahasiswa Unair di institusi-institusi prestisius di Amerika. Juga, sangat memungkinkan untuk dimanfaatkan para mahasiswa Unair asal NTT.

Selain di Amerika, masih ada IKA Unair chapter Inggris, Belanda, Malaysia dan Australia yang bisa untuk menjalin kerjasama demi memberikan kemanfaatan bagi masyatakat di NTT.

“Termasuk kerjasama misalnya dalam bentuk benchmarking. Saat ini Unair sudah diperingkat 345 universitas terbaik dunia. Penilaian SAKIP Unair juga sudah nomor satu, bahkan untuk penilaian sejumlah prodi banyak yang sudah ranking satu nasional seperti FEB dan juga FH Unair,” ucap Khofifah.

Prestasi ini sangat bermanfaat jika dikolaborasikan dalam bentuk benchmarking dengan perguruan tinggi yang ada di NTT. Terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan standar akademik.

Tak hanya itu, dalam kesempatan ini Khofifah juga menegaskan bahwa program-program bermanfaat yang bisa dibangun dari adanya kepengurusan IKA Unair NTT tidak melulu soal akademik dan pendidikan. Namun, bisa juga dalam persoalan kemanusiaan dan isu-isu sosial.

“Contohnya, kami di PP IKA Unair dalam waktu dekat akan melakukan peresmian sumur bor di Tulungagung. Ini merupakan program inisiasi dan urunan dari para alumni Unair yang ingin membantu masyarakat di Tulungagung dataran perbukitan yang sering mengalami krisis air saat kemarau,” tegas Khofifah.

Disisi lain, Khofifah menekankan tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan di NTT, termasuk selama beberapa waktu terakhir PP IKA Unair juga aktif menggelar pasar murah di banyak titik di Jawa Timur guna membantu masyarakat akibat kenaikan harga komoditas bahan pokok.

“Di NTT yang cukup penting untuk menjadi atensi adalah stunting. IKA Unair NTT bisa ikut ambil peran dalam penanganannya. Kami tadi pagi bersama Muslimat Nahdatul Ulama baru saja melakukan pembentukan Bunda Asuh Peduli Stunting,” imbuh Khofifah.

“Yang kami harap bisa menyisir anak-anak terindikasi stunting minimal diberi penguatan kecukupan gizi dan proteinnya. Salah satu caranya memberikan sebutir telur untuk anak yang sama setiap hari,” harapannya.

Melalui gerakan seperti ini diharapkan bisa membantu menangani anak-anak terindikasi stunting di NTT.

Program-program semacam itu diharapkan Khofifah bisa dibangun secara masif dan terorganisir oleh PW IKA Unair NTT. Sehingga dengan adanya kepengurusan IKA Unair di NTT bisa berkontribusi sebesar-besarnya kemaslahatan bagi masyarakat di NTT.

“Selamat bertugas bagi pengurus yang baru saja dilantik. Bangun semangat untuk bisa memberikan manfaat bagi masyarakat NTT. Karena anak-anak NTT harus hebat, harus bisa menguasai dunia,” tutup Khofifah. (Editor By OKL)

Categories: Events News
Library Post: Oktavianus Klau Lekik, M.Med.Kom. is a Social Architect, Researcher, and the Founder of OKL Foundation. With a 19-year career in strategic communication, he is currently a Research Presenter at the University of Oxford (2026). His work bridges global academic frameworks from University of Amsterdam, Leiden University to Harvard University with grassroots social innovation in Indonesia's frontier. Connect with him on LinkedIn